Sore itu, suasana toko buku terbesar di pusat kota Jogja sedang lumayan ramai. Niat awal saya sebenarnya cuma mau window shopping sambil numpang ngadem, tapi langkah kaki malah otomatis berhenti di depan rak berlabel Psychology & Self-Improvement. Di sana, pandangan saya berpapasan dengan seorang perempuan—sebut saja namanya Amel.