Latest Post

Ketiga lukisan pirografi wajah diatas merupakan pesanan dari peserta Latihan Gabungan (Latgab) Palang Merah Remaja (PMR) Kota Yogyakarta. Souvenir/gift tersebut diberikan kepada 3 Pembina yang telah membimbing para peserta selama berlangsungnya acara. Lukisan pirografi dibuat diatas talenan bulat ukuran sedang dan dibuat selama satu setengah hari (pemesanannya mendadak). Meski hasilnya menjadi kurang maksimal, tapi cukup pantas diberikan sebagai tanda kenangan 😀.

Kesannya lucu ya jika kamar anak Anda dipajang juga lukisan wajah pirografi. Selain mengabadikan wajah imutnya, juga mempercantik kamar si kecil. Kebetulan pesanan diatas memakai bahan talenan ukuran sedang. Lukisan pirografi wajah imut adek Fillio Giffari Jannata. Tentu saja Anda bebas memesan besar-kecilnya lukisan sesuai keinginan Anda. Mau pesan juga...boleh koq 😁. Hubungi saja kontak kami yang ada di bilah atas blog ini.

Lihat juga wajah imut yang lain:
Askana S Wijaya

Langkah awal untuk mewujudkan ketakwaan dan surga di rumah kita dimulai dengan mengkondisikan suasana di rumah penuh gairah menimba ilmu dan semangat beribadah kepada Allah.

Dalam surat Al-Mujadilah ayat 11, Allah berfirman:

  يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا
  يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا
 مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
yā ayyuhallażīna āmanū iżā qīla lakum tafassaḥụ fil-majālisi fafsaḥụ yafsaḥillāhu lakum, wa iżā qīlansyuzụ fansyuzụ yarfa'illāhullażīna āmanụ mingkum wallażīna ụtul-'ilma darajāt, wallāhu bimā ta'malụna khabīr

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan."

Nabi yang mulia juga bersabda:"Barangsiapa yang meniti jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga."(HR.Muslim)

Oleh karena itu idealnya rumah seorang muslim senantiasa memiliki suasana dan aroma haus ilmu. Tidak ada hari tanpa menambah ilmu. Apalagi menuntut ilmu adalah ibadah dan jalan menuju surga.

Seluruh anggota keluarga harus dikondisikan gemar mencari ilmu. Karena dengan ilmu akidah menjadi lurus, ibadah menjadi benar dan insya Allah akan bermanfaat dalam menjalani hidup ini

Ada banyak cara untuk menjadikan rumah kita sebagai sumber ilmu antara lain; banyak membaca buku, membiasakan dalam keluarga belajar bersama misalnya dengan membaca buku untuk didengarkan bersama keluarga, kemudian mendiskusikannya serta membahasnya sampai paham semuanya. Bisa juga dengan mendengarkan siaran TV tentang kajian agama, kaset-kaset ceramah agama, VCD atau DVD agama, siaran radio tentang ceramah agama dan lain sebagainya. Bahkan sekali-kali diadakan pengajian di rumah sekalian melibatkan tetangga kiri dan kanan rumah.

Rumah juga harus digunakan untuk beribadah bersama keluarga. Laksanakan sholat bersama istri dan anak-anak, seperti qiyamullail. Membaca Alquran beramai-ramai dengan keluarga. Zikrullah selalu dibiasakan dalam keluarga, diteruskan dengan Muhasabah dan menyebut-nyebut nikmat Allah yang sudah dikaruniakan kepada keluarga kita. Sehingga muncul rasa syukur yang dalam kepada Allah dan ini semua akan meningkatkan ketakwaan dalam keluarga.

Bersambung...  
|*Drs. H. Bakrim Ma'as
credit image:clipart-library.com

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا
زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءً ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْ تَسَاۤءَلُوْنَ
بِهٖ وَالْاَرْحَامَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا
yā ayyuhan-nāsuttaqụ rabbakumullażī khalaqakum min nafsiw wāḥidatiw wa khalaqa min-hā zaujahā wa baṡṡa min-humā rijālang kaṡīraw wa nisā`ā, wattaqullāhallażī tasā`alụna bihī wal-ar-ḥām, innallāha kāna 'alaikum raqībā

"Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu."(An-Nisa':1)

Dari firman Allah diatas, ada beberapa pesan penting yang dikemukakan Allah, antara lain:
  1. Allah sampai dua kali memerintahkan kita, pada awal ayat dan akhir ayat, agar rumah tangga yang kita bangun harus berdasarkan takwa. Karena tidak akan mungkin rumah tangga akan mencapai kebahagiaan, kecuali dengan fundamen ketakwaan kepada Allah.
  2. Allah menciptakan kita dan pasangannya dari diri yang satu. Artinya suami dan istri adalah satu kesatuan yang utuh, yang disebut keluarga. Kalau rusak ahklak salah satu diantaranya, maka sebetulnya keluarga tersebut sudah cidera.
  3. Istri adalah karunia Allah, pemberian Allah. Artinya wanita yang sekarang menjadi istri kita, bukan karena dijodohkan orang tua atau teman, tetapi Allah yang mengirimnya untuk menjadi jodoh kita. Oleh karena itu, apapun kondisinya harus ridho menerimanya, agar Allah ridho dengan kita. Firman Allah;"Allah ridho dengan mereka asal mereka ridho denganNya."
  4. Anak-anak adalah juga karunia Allah. Bukan karena kita pasangan subur, tetapi karena pemberian Allah.Jadi mereka adalah amanah Allah, titipan Allah dan perlu diurus seperti yang diinginkan Allah. Dijaga dari api neraka dan dijadikan anak-anak yang sholeh.
  5. Peliharalah hubungan silaturahim, tidak hanya dengan pasangan kita, tetapi justru dengan keluarga besar masing-masing.
  6. Terakhir, firman Allah ini mengingatkan kita bahwa Allah selalu memperhatikan kita, mengawasi kita bagaimana cara kita memperlakukan pasangannya. Dan ini semua dicatat malaikatNya.
Bersambung...
|* Drs. H. Bakrim Ma'as

Lomba taman mini sayur di HUT Sepur Kota Jogja
Dalam rangka rangka hari jadi Asosiasi Petani Sayur Kota (Sepur Kota) yang ke 4 pada tanggal 2 dan 3 November diadakan berbagai macam kegiatan, salah satu diantaranya adalah lomba Taman Mini Sayur di Sasana Hinggil Alun-alun Selatan Kota Yogyakarta. Salah satu tujuan dari lomba  adalah untuk menunjukkan bahwa sebenarnya petani itu masih ada di pemukiman kota, dengan maksimalkan lahan yang ada. Lomba ini diikuti oleh berbagai kelompok tani perkotaan se-Kota Jogja. Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera, Kelurahan Muja Muju ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut.  Tanaman yang ditampilkan  oleh KWT Wanita Sejahtera berupa sawi jepang, lombok, ocra , seledri, padi, bunga kol dan bayam merah.

1. Persiapan




[next]
2. Tanaman Ikut Kontes
Selain lain lomba taman mini sayur, ada juga lomba kontes tanaman sayur perorangan. Mbak Anis, salah satu anggota KWT Wanita Sejahtera yang mewakili lomba tanaman sayur kategori perorangan.


Sawi Jepang milik Mb. Anis yang diikutkan kontes tanaman sayur

Kontes ini terdiri dari katagori tanaman sayur bersifat daun menampilkan sayur sawi jepang dan katagori tanaman sayur batang berbuah menampilkan tanaman buah tomat.

[next]

3. Jalannya Penilaian 

Penilaian dari juri berupa kekompakan dari para anggota kelompok tani, keserasian dan keindahan dalam penataan tanaman sayur. 

penilaian lomba taman mini sayur di kota Jogja

Untuk lomba penataan taman mini sayur yg dinilai ada beberapa aspek diantaranya:
Hari 1: kerja sama dan kekompakan tim (kelompok)
Hari 2: kesegaran & kesehatan tanaman, bebas hama & penyakit, serta keserasian tampilan.

[next]

4. Penerimaan Piala

Dalam perlombaan kali ini, KWT Wanita Sejahtera dari Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, meraih juara pertama baik untuk kategori taman mini sayur dan juga kontes tanaman sayur sekaligus.

Wakil Walikota Jogja berfoto bersama pemenang lomba Sepur Kota

Piala dan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Bp Heru Purwadi.


Wakil Walikota Jogja berfoto bersama pemenang lomba Sepur Kota



[next]
5. Tim Sukses
Kemenangan ini adalah buah dari kekompakan dan kerja keras seluruh anggota KWT dan warga RW 12 Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.


Mbak Yuni (kaos ungu) sedang mempersiapkan lomba taman mini sayur

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Choose Layout
Boxed Full
Boxed Background Image
Main Color
Java Harmony © 11-11-2018 #007ABE
Powered by Blogger.