Pernahkah kamu mengurungkan niat untuk memakai baju pilihanmu hanya karena takut dibilang "aneh" oleh teman? Atau, apakah kamu sering merasa cemas setengah mati saat menunggu jumlah likes dan komentar di media sosial?

Jika jawabannya iya, kamu tidak sendirian. Banyak dari kita yang terjebak dalam lingkaran setan yang bernama keinginan untuk selalu disetujui (approval-seeking behavior). Kita merasa baru menjadi "cukup baik" jika orang lain memberikan stempel validasi mereka. Padahal, semakin keras kita mengejar persetujuan tersebut, semakin kita kehilangan jati diri dan kedamaian batin.