Mainan Tradisional; Kapal Othok-Othok

Ini adalah postingan hasil bongkar-bongkar blog saya 9 tahun lalu yang saya repost di blog ini. Saya senang bisa menemukan lagi video lama anak-anak ketika masih kecil. Untung saja waktu itu sempat upload di internet melalui blog. Padahal file aslinya udah terkubur bersama laptop pertama kami yang sudah 'almarhum'.

Bagi orang lain video itu biasa saja. Tapi bagi saya bisa melihat senyum dengan gigi ompong mereka membangkitkan kembali kenangan tentang kelucuan masa kecil buah hati saya. Waktu itu saya tidak meng-upload file video ke youtube, melainkan langsung ke bawaan blog yang juga menyediakan fasilitas untuk upload video (seingatku waktu itu youtube belum dibeli google ). Bedanya dengan youtube, upload langsung ke blog perlu waktu lama bingit. Gambar thunbnailnya juga standar bawaan blogger.
Dan inilah repost artikel 9 tahun lalu:

Ini sebuah cerita tentang mainan tradisional anak-anak di Jawa. Sabtu sore si bungsu mengisi acara pentas tari di perayaan Sekaten yang diadakan setiap bulan Maulud di Alun-alun Utara kota Jogja.


Selesai performance tari bersama anak-anak yang lainnya, kami menyempatkan untuk membeli mainan tradisional kapal 'othok-othok'. Mainan ini hanya bisa kami temui setahun sekali pas perayaan pasar malam Sekaten. Sedari kecil pun aku juga selalu beli mainan ini tiap diajak orang-tuaku ke Sekaten di era 70-an sampai awal 80-an.


Hari minggu pagi saya dan anak-anak baru sempat memainkan kapal othok-othok tersebut di teras rumah. Meski mainan sederhana dan murah meriah, tapi anak-anakku suka sekali. Demikian juga bapaknya ikut senang karena mengingatkanku pada masa kecil yang indah ketika kedua orang tuaku masih hidup.




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama