Adakah Surga Di Rumah Kita ?

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءً ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْ تَسَاۤءَلُوْنَ بِهٖ وَالْاَرْحَامَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا
yā ayyuhan-nāsuttaqụ rabbakumullażī khalaqakum min nafsiw wāḥidatiw wa khalaqa min-hā zaujahā wa baṡṡa min-humā rijālang kaṡīraw wa nisā`ā, wattaqullāhallażī tasā`alụna bihī wal-ar-ḥām, innallāha kāna 'alaikum raqībā

"Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu."(An-Nisa':1)

Dari firman Allah diatas, ada beberapa pesan penting yang dikemukakan Allah, antara lain:
  1. Allah sampai dua kali memerintahkan kita, pada awal ayat dan akhir ayat, agar rumah tangga yang kita bangun harus berdasarkan takwa. Karena tidak akan mungkin rumah tangga akan mencapai kebahagiaan, kecuali dengan fundamen ketakwaan kepada Allah.
  2. Allah menciptakan kita dan pasangannya dari diri yang satu. Artinya suami dan istri adalah satu kesatuan yang utuh, yang disebut keluarga. Kalau rusak ahklak salah satu diantaranya, maka sebetulnya keluarga tersebut sudah cidera.
  3. Istri adalah karunia Allah, pemberian Allah. Artinya wanita yang sekarang menjadi istri kita, bukan karena dijodohkan orang tua atau teman, tetapi Allah yang mengirimnya untuk menjadi jodoh kita. Oleh karena itu, apapun kondisinya harus ridho menerimanya, agar Allah ridho dengan kita. Firman Allah;"Allah ridho dengan mereka asal mereka ridho denganNya."
  4. Anak-anak adalah juga karunia Allah. Bukan karena kita pasangan subur, tetapi karena pemberian Allah.Jadi mereka adalah amanah Allah, titipan Allah dan perlu diurus seperti yang diinginkan Allah. Dijaga dari api neraka dan dijadikan anak-anak yang sholeh.
  5. Peliharalah hubungan silaturahim, tidak hanya dengan pasangan kita, tetapi justru dengan keluarga besar masing-masing.
  6. Terakhir, firman Allah ini mengingatkan kita bahwa Allah selalu memperhatikan kita, mengawasi kita bagaimana cara kita memperlakukan pasangannya. Dan ini semua dicatat malaikatNya.
 |* Drs. H. Bakrim Ma'as
[full-post]
Labels:
[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.