Manusia Baik dan Manusia Buruk

Dalam ceramah hari pertama shalat tarawih bulan ramadhan tahun 1439 H disampaikan langsung oleh pengurus takmir masjid yaitu sdr H Achmad Mustafid, SAg. MHum. Meskipun beliau belum termasuk 200 ustad recommended versi Depag, tapi isi tausiyahnya cukup menarik dan selalu berkenaan dengan kehidupan orang kampung sehari-hari.

Beliau sampaikan tentang manusia baik dan manusia buruk. Tema yang kelihatan ringan tapi sesungguhnya ini termasuk inti dari kehidupan manusia. 

Manusia baik bukanlah manusia yang tidak pernah salah, tidak pernah berbuat dosa. Tidak ada manusia yang sempurna. Karena hanya Rasulullah Muhammad SAW saja yang maksum, yang terjaga perilakunya oleh Allha SWT. Manusia baik adalah manusia yang amalan kebaikannya lebih banyak ketimbang keburukannya. Dan manusia buruk adalah manusia yang perilaku buruknya lebih dominan ketimbang amal kebaikannya.
Manusia baik adalah manusia yang Allah masih mau menyembunyikan aib-aibnya, dosa masa lalunya, perbuatan tercela yang hanya Allah yang mengetahuinya. Dan manusia baik selalu menyesali atas dosa dan kesalahan dimasa lalu dan tidak berputus dalam memohon ampunan-Nya.

Tema sederhana yang membuatku terus-menerus berpikir dalam perjalanan pulang dan ketika sampai dirumah. Tema yang membuat hati ini gembira karena yakin Allah Yang Maha Penyayang pasti tetap membukakan pintu kebaikan untuk manusia buruk sepertiku, dan memberikan kesempatan luas kepada manusia semacam aku untuk memperbanyak kebaikan dan mulai meninggalkan keburukan.

Credit image: www.hddesktops.com