Pirografi Potret Masa Kecil Mas Mail
Mail, salah satu mahasiswa penghuni Asrama Silampari Palembang yang sedang menempuh kuliah di Jogja, datang ke rumah. Dia baru saja mendapat kiriman foto masa kecilnya. Menyadari bahwa selembar foto lawas tersebut rawan rusak atau hilang, Mail memesan sebuah lukisan pirografi dari gambar foto masa kecil tersebut. Rencana lukisan tersebut akan dikirim ke keluarganya di kampung. 


Lukisan berukuran 30cm x 40cm dengan menggunakan papan kayu jati belanda yang memiliki serat kayu bagus dan warnanya yang putih. Lukisan potret pirografi original (tanpa diwarnai) dengan menambahkan elemen dekoratif sebagai latar belakangnya.

Pirografi Mail masa kecil

Lukisan wajah pirografi AndreaPara pengunjung yang mampir di blog ini, kami menawarkan jasa lukis wajah pirografi (lukis bakar di atas media kayu) dengan harga yang relatif terjangkau. Bahkan terbilang masih lumayan murah, meski harganya miring, soal kualitas tetap bagus.

Kini Anda tak perlu bingung lagi jika ingin memesan lukisan wajah untuk hadiah kerabat, teman, karyawan dan kolega bisnis Anda. Tentu pimpinan/atasan/bos di kantor akan merasa senang dan dihargai jika Anda menghadiahkan lukis wajah pirografi di momen spesialnya.

Lukisan pirografi bisa tipe pirografi murni (natural tanpa pewarnaan) maupun lukisan pirografi berwarna. Bisa memesan gaya karikatur atau lebih menyukai lukisan wajah klasik. Ukuran besar kecilnya lukisan juga bisa menyesuaikan kebutuhan/keinginan Anda.

Pirografi yang kami buat sepenuhnya handmade dan mengandalkan ketrampilan tangan serta bakat melukis. Jika Anda ingin pesan, tidak bisa secara dadakan, karena memerlukan waktu yang cukup dalam proses pembuatannya, dan bergantung antrian pesanan yang telah masuk.
Soal harga boleh nego??...Boleh saja jika lukisan yang dipesan berukuran besar atau pesannya lebih dari satu lukisan dalam sekali pemesanan. Tapi mohon negonya jangan terlalu Afgan (suadis) karena bisa mempengaruhi mood juga ketika mengerjakannya.

Sebagai referensi Anda dalam menentukan jenis pesanan, silahkan melihat halaman Galeri. Dan mohon maaf jika contoh-contohnya masih sedikit, karena sebagian besar hasil karya kami belum sempat edit foto-foto dan di upload di blog ini. Kami tunggu pesanan Anda....terimakasih 😀

Lukisan wajah pirografi berwarna dengan tulisan ucapan
Judulnya agak provokatif, tadinya mau diberi judul  mirip dengan judul film yang lagi diputar di bioskop, 3 Dara 😅. Tapi ini sang Dara-nya ada 4. Ini adalah pesanan dari seorang pelanggan yang tinggal di Jakarta. Memesan 4 lukisan wajah pirografi dengan pewarnaan, rencananya untuk hadiah teman-teman kuliah yang telah lulus pendidikannya. Media kayu talenan dari jenis pohon cemara (agak bergetah ketika dilukis). Pewarnaan menggunakan pensil warna. Lho koq pakai pensil warna??. Dari pengalaman yang saya dapat, jika menggunakan pewarna akrilik, sangat susah membakarnya dengan soldir panas, ketika hendak menutup garis-garis sketsanya. Jika memakai pensil warna (merek tertentu lho ya) hasilnya lebih natural dan maksimal, masih bisa digores dengan ujung solder panas. Sehingga layak disebut lukisan pirografi 😁.

Lukisan wajah pirografi berwarna diatas kayu talenan.
Lukisan wajah siap diberi tulisan ucapan.



Ingin memberikan hadiah spesial buat temen spesial juga? Hubungi saja admin blog ini di nomor kontak👉 DISINI. Atau mau bikin untuk diri sendiri? buat pajangan di kamar....boleh juga 👍

Ketiga lukisan pirografi wajah diatas merupakan pesanan dari peserta Latihan Gabungan (Latgab) Palang Merah Remaja (PMR) Kota Yogyakarta. Souvenir/gift tersebut diberikan kepada 3 Pembina yang telah membimbing para peserta selama berlangsungnya acara. Lukisan pirografi dibuat diatas talenan bulat ukuran sedang dan dibuat selama satu setengah hari (pemesanannya mendadak). Meski hasilnya menjadi kurang maksimal, tapi cukup pantas diberikan sebagai tanda kenangan 😀.
[slide]
[item src="https://4.bp.blogspot.com/-uN-42TUYsmQ/W-yle4yoj_I/AAAAAAAAEgM/alLQ2fE6nnwUZkcq6RmVQfbhWUZdEJpPwCEwYBhgL/s1600/IMG-20180716-WA0082.jpg"][/item]
[item src="https://2.bp.blogspot.com/-JxQMyWl6BaY/W-yle6YaQ6I/AAAAAAAAEgI/qAxUMVn04qQIKt5YwD3gEXMKVh6KH-OvACEwYBhgL/s1600/IMG-20180716-WA0083.jpg"][/item]
[item src="https://4.bp.blogspot.com/-bR1YMvZ5oEs/W-yln1TtDhI/AAAAAAAAEgQ/GKbwZY-dHDg0cuwYNheWrrxs1NSz5J0qgCEwYBhgL/s1600/IMG-20180716-WA0081.jpg"][/item]
[/slide]

Lukisan Wajah Yang Imut Untuk Hiasan Kamar Si Kecil
Kesannya lucu ya jika kamar anak Anda dipajang juga lukisan wajah pirografi. Selain mengabadikan wajah imutnya, juga mempercantik kamar si kecil. Kebetulan pesanan diatas memakai bahan talenan ukuran sedang. Lukisan pirografi wajah imut adek Fillio Giffari Jannata. Tentu saja Anda bebas memesan besar-kecilnya lukisan sesuai keinginan Anda. Mau pesan juga...boleh koq 😁. Hubungi saja kontak kami yang ada di bilah atas blog ini.
Lihat juga wajah imut yang lain:
Askana S Wijaya

Hari Minggu kemarin ibu-ibu anggota PKK RT46  Muja-Muju, Jogja (termasuk istri saya yang masih tercatat sebagai warga setempat) bermaksud mengunjungi tetangga kami yang barusan memutuskan pindah rumah dari lingkungan kami di Jogja Kota ke daerah Kabupaten Bantul. Tepatnya di dusun Ngireng ireng, desa Panggungharjo, kecamatan Sewon, tak jauh dari Kampus ISI (Institut Seni Indonesia). Bapak dan Ibu Wisnu Pamungkas (demikian nama tetangga kami tersebut) memutuskan pindah di daerah yang relatif lebih tenang setelah tahun ini mereka memasuki masa pensiun sebagai ASN. Dan anak-anaknya juga telah berkerja dan bekeluarga serta tinggal di kota lain.

Awalnya Ibu RT kami (Ibu Dora Lesmana) bingung mau bawa bingkisan apa. Sebagian ada yang usul kasih cindera mata kain batik, tapi usulan ini ditolak karena Pak Wisnu adalah pegawai Balai Batik Yogyakarta yang tentu sudah terbiasa dengan batik. Ada yang usul bawa roti untuk oleh-oleh, yang lain menolak karena kalau bentuk makanan akan cepat habis dan kurang berkesan.

Setelah berembug, akhirnya ibu-ibu memutuskan memesan lukisan wajah pirografi di tempat saya, dengan permintaan harga yang 'spesial gotong royong' dan waktu kurang dari satu minggu. Karena bahan-bahan juga ada yang ready stock, saya pun menyanggupinya.
Masalah baru timbul ketika proses pengerjaan dimulai. Dua buah foto yang dikirim Bu RT ke WA istri saya, membuat saya kaget waktu melihatnya. Dan selama proses menggambar, saya lebih banyak melamun. Saya hampir tidak percaya dengan wajah yang saya gambar dihadapan saya.
Saya bertemu Pak Wisnu pertama kali di sebuah arisan RT (khusus bapak-bapak), ketika saya masih pengantin baru dan masih tinggal di tempat mertua. Pak Wisnu adalah sosok yang sangat baik, muda, gagah dan ganteng. Kehidupan keluarganya juga harmonis.

Ketika melihat foto yang disodorkan istri di hape-nya, saya baru tersadar....sudah 18 tahun saya tidak bertemu tetangga mertua saya itu. Delapan belas tahun!!. Bayangan saya baru 'seminggu' lalu kami bertemu. Selama proses melukis, mata saya melihat sosok lelaki yang sudah hampir memutih semua rambutnya, sedang menggendong cucu. Tapi dalam pikiran saya yang muncul adalah Pak Wisnu yang masih muda dengan rambut hitamnya yang lebat dan wajahnya yang segar, sebagaimana saya lihat pertama kali, delapan belas tahun lalu.

Berkali-kali saya berhenti melukis dan berusaha rileks. Sebab antara foto yang saya lihat sekarang dan sosok yang muncul di pikiran saya saling bertentangan. Di otak masih ada bayangan Pak Wisnu 18 tahun lalu, tapi di depan mata saya harus menyimak sosok Pak Wisnu yang sekarang. Seperti sedang mengalami lompatan waktu yang sangat mengganggu konsentrasi saya dalam menyelesaikan lukis.

Alhamdulillah...akhirnya selesai juga lukisannya dan kata ibu-ibu yang berkunjung ke rumah baru keluarga Pak Wisnu, mereka senang dengan gift lukisan wajah pirografi buatan saya. Dan langsung di pajang di ruang tamu rumah barunya. Tentu saja rombongan ibu-ibu tersebut tidak hanya membawa lukisan pirografi, tapi juga membawa bingkisan-bingkisan lain untuk oleh-oleh.
Hidup di masa sekarang terkadang membuat kita lupa kalau waktu bergitu cepat berjalan. Kejadian demi kejadian cepat sekali berlalu sehingga membuat kita kadang terkaget-kaget sendiri dan merasa telah mengalami lompatan waktu. Padahal waktu berjalan dengan ritme yang ajeg. Kita saja yang sering terlena.


Kode: JH 004. Kotak untuk menyimpan asesoris/ perhiasan koleksi Anda. Terbuat dari daur ulang kayu bekas peti kemas jenis kayu Jati Belanda yang sangat awet. Dilukis tangan dengan gambar burung gelatik/ java sparrow dan pohon bambu sebagai pemanisnya. Alas dasar kotak bagian dalam dilapisi spon dan kanvas sehingga nampak natural dan antik. Buka-tutup kotak model sliding 1 arah. Ukuran Panjang 20cm, Lebar 12,5cm dan Tinggi 9cm. Harga promo: Rp. 65.000,- (+) ongkir. Anda juga bisa memesan dengan tema yang Anda sukai :)


Kode: JH 004. Kotak untuk menyimpan asesoris/ perhiasan koleksi Anda. Terbuat dari daur ulang kayu bekas peti kemas jenis kayu Jati Belanda yang sangat awet. Dilukis tangan dengan gambar ikan Koi sebagai pemanisnya. Alas dasar kotak bagian dalam dilapisi spon dan kanvas sehingga nampak natural dan antik. Buka-tutup kotak model sliding 1 arah. Ukuran Panjang 20cm, Lebar 12,5cm dan Tinggi 9cm. Harga promo: Rp. 65.000,- (+) ongkir.



Kode: JH 003. Kotak kayu untuk menyimpan asesoris koleksi Anda. Ini adalah karya ketiga Heru Notodirjo dari sanggar Java Sketsa. Memakai jenis kayu Jati Belanda dan karya ini merupakan daur ulang kayu-kayu bekas peti kemas. Sebagai finishing, ditambahkan lukisan tangan ikan koki dan bunga bunga teratai sebagai dekoratifnya dan tulisan jawa yang artinya Yogyakarta. Karena hasil lukisannya sangat indah, kotak kayu ini sedikit lebih mahal dibanding karya 1 dan ke 2. Ukuran Panjang=15cm, Lebar=10cm dan Tinggi=9cm. Harga Promo: Rp 50.000,- (+) ongkir.





Kode: JH 002. Kotak kayu untuk menyimpan asesoris koleksi Anda. Ini adalah karya kedua Heru Notodirjo dari sanggar Java Sketsa. Memakai jenis kayu Jati Belanda dan karya ini merupakan daur ulang kayu-kayu bekas peti kemas. Sebagai finishing, ditambahkan lukisan tangan bunga dan hummingbird sebagai dekoratifnya dan tulisan jawa yang artinya Yogyakarta. Ukuran Panjang=15cm, Lebar=10cm dan Tinggi=9cm. Harga Promo: Rp 45.000,- (+) ongkir.


Kode: JS 001. Kotak kayu untuk menyimpan asesoris koleksi Anda. Ini adalah karya pertama saya membuat kotak kayu (wooden box). Memakai jenis kayu Jati Belanda dan karya ini merupakan daur ulang kayu-kayu bekas peti kemas. Sebagai finishing, ditambahkan lukisan tangan bunga anggrek dan kupu-kupu sebagai dekoratifnya dan tulisan jawa yang artinya Yogyakarta. Ukuran Panjang=15cm, Lebar=10cm dan Tinggi=9cm. Harga Promo: Rp 45.000,- (+) ongkir.
 




Heru Notodirjo

{picture#https://3.bp.blogspot.com/-RDTSFBhu0hU/W-jLWmFTw5I/AAAAAAAAEdo/4wamFBUDBRkW2ehYp18tGKAPGRh2M_ofwCLcBGAs/s1600/BG01.jpg} Pirografer biasa saja. Menyukai kopi, kretek, roti bakar, hujan dan kesunyian. Tinggal di kota Jogja-Indonesia. {facebook#https://www.facebook.com/yunims} {twitter#https://twitter.com/javaharmony} {instagram#https://www.instagram.com/javaharmony} {pinterest#https://www.pinterest.com/javaharmony} {youtube#https://www.youtube.com/} {rss#https://feeds.feedburner.com/javaharmony/oAjs}
Diberdayakan oleh Blogger.