Modal Utama Bisnis Online

Saya mencatat tiga modal dasar dalam membangun bisnis online dari sisi SDM-nya. Sedang dari sisi perangkat/media akan dibahas di catatan berikutnya.
Tiga modal utama itu adalah ;

1. Ketekunan
Membangun bisnis online membutuhkan ketekunan dan kesabaran luar biasa. Internet memang memudahkan kehidupan kita. Semua serba instan dan terlihat menyenangkan. Tapi sesungguhnya untuk menjadi 'se-instan' seperti yang biasa Anda lihat di dunia maya, tetap membutuhkan proses yang rumit dan panjang. Banyak belajar dari blog-blog para master internet marketing menjadi bacaan wajib.

2. Keterbukaan
Jika Anda berniat memulai bisnis online, tampilkan profil Anda yang sebenarnya, baik info tentang diri Anda (sertakan foto profil) maupun info usaha Anda. Banyaknya penipuan di internet dengan berkedok bisnis online sudah menjadi rahasia umum. Jadi jikalau sungguh-sungguh ingin berbisnis online secara jujur, untuk apa Anda menyembunyikan jati diri Anda yang akan mengurangi tingkat kepercayaan calon customer Anda.

Jika Anda suka blogging, akan menemukan perbedaan jauh antara pebisnis online orang Indonesia dengan pebisnis luar negeri. Mereka menunjukan jati diri disertai info yang lengkap dan jelas. Sedang pebisnis internet orang kita, suka memakai profil avatar, gambar kartun, foto artis dan info yang kurang jelas. Kesannya, kita sedang main kucing-kucingan dengan calon pelanggan.

3. Promosi secara kontinyu
Poin terakhir inilah yang membutuhkan energi besar dan dana tidak sedikit. Minimal anda harus mengeluarkan duit buat pulsa internet dan meluangkan banyak waktu untuk menjaring pertemanan di dunia maya. Calon konsumen tidak datang begitu saja karena ini dunia maya...dunia yang tidak terlihat atau samar-samar. Supaya orang-orang tahu maka jalin pertemanan dengan sebanyak mungkin orang. Tapi ada baiknya prioritaskan dahulu menjalin pertemanan dengan orang-orang yang menjadi pangsa pasar produk Anda. Misal Anda jual produk Lingeri, ya banyakin berteman dengan ibu-ibu muda. Jangan malah banyak menjalin pertemanan dengan nenek-nenek, kaum pria ataupun anak-anak abg. Intinya, berteman boleh dengan siapa saja, tapi segmen market Anda juga harus terpetakan dengan jelas.
Labels:
[facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.