Cara Gampang Ditolak Adsense


Tiga mingguan lalu saya iseng-iseng mendaftar adsense untuk blog ini. Siapa tahu bisa panen dolar seperti mereka-mereka itu. Hitung-hitung bantu-bantu BI menstabilkan kurs rupiah!. Setelah mengikuti berbagai petunjuk para tutorial, akhirnya coba daftar juga dan menunggu persetujuan lewat imel (menunggu sekitar 3 harian). Dan alhamdulillah...ditolak!. Sedih?...iya. Nangis-nangis?....nggak juga. Mau bunuh diri?...ah lebay!!

Banyak faktor yang dikemukakan pihak gugel didalam imel tersebut. Diantaranya penulisan judul posting yang tidak lazim dan artikel yang berupa kalimat tidak selesai. Persisnya gini Brow...sebelum daftar adsense, blog ini emang saya khususkan untuk outlet online. Jadi judul yang saya pake merupakan kode-kode barang dagangan punya ane. Trus kalimat yang dianggap bukan kalimat yang selesai, emang saya hanya menuliskan jenis barang dagangan dan harga. Jadi bukan berupa tulisan artikel.

Sebagai blogger Indonesia yang tidak boleh nyerah gitu aja, saya berusaha memperbaiki itu semua, sambil membuat beberapa artikel baru. Sayangnya jika mengubah judul artikel yang dulu sudah saya klik permalink-nya, menyebabkan antara judul baru untuk posting-posting lama jadi tidak lagi sesuai dengan url-nya.

Baru 20-an posting yang judulnya saya perbaiki dari 100-an posting yang telah ada. Saya berhenti sejenak n merenung. Dulu saya sengaja memakai kode barang sebagai judul sebagai cara untuk lebih memudahkan pelanggan setia saya dalam memilih pesanan. Kalau kini harus dirubah semua jadi kalimat...pusing juga saya cari kalimat2 yg tepat untuk mengganti puluhan posting yang sudah ada.

Sebelum mengubah semua judul, iseng-iseng lagi saya gogling dengan kata kunci: 'berapa pendapatan rata2 para blogger di Indonesia dari adsense?'. Setelah baca banyak artikel sana-sini berikut semua komentar-komentarnya...jiiiaah...mending gak jadi aja ahh. Bagi saya menggelar dagangan sendiri hasilnya lebih baik dan sesuai kemampuan saya ketimbang harus kejar persyaratan utk bisa di approve adsense. Karena selama ini pelanggan saya lebih mudah menyebutkan kode barang yang saya jadikan sebagai judul posting untuk item yang saya jual. Dan kelihatannya hidup di dunia maya ini saya lebih cocok mengasong dagangan bikinan sendiri.

Hhmmm...pantas saja dulu saya pernah setia mengikuti sebuah blog tutorial. Tapi entah kenapa setelah 3 artikel terakhirnya mengenai "Bukti Pembayaran dari (tuuuttt,,,sensor)", habis tuh gak pernah update lagi. Penasaran saya datengi lagi blog itu dan saya zoom foto bukti pembayarannya yang ada di tiga artikel pungkasan itu. Setelah lihat angkanya...saya manggut-manggut...pantes He's gone with the wind.

Kesimpulan:
Jika Anda ingin mengejar adsense dan jadi publiser iklan2 gugel, ikuti petunjuk yang sudah diberikan para master. Tapi kalo pingin gagal ya ikuti cara saya. Dengan keyakinan rejeki bisa datang dari mana saja, saya kembali ke tekad semula, menjadikan blog tuk nambah teman dan salah satu metode marketing saya. Dan ingat nasehat Mas Sugeng, salah satu tokoh blogger; kalau baru mulai ngeblog jangan berpikir soal uang..uang dan uang terlebih dulu. Fokus saja dulu dengan usaha bikin blog yang baik.

Bagi artikel ke :

Artikel terkait

Buka Komentar
Tutup Komentar

7 komentar:

  1. wah ini tips yang patut dicoba heehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe...silahkan..btw klo mo jd publisher lbh gampang di blogdetik. Blog saya yg gie umur 3 hari dg 3 postingan aja langsung di approve...

      Hapus
    2. kalau blogdetik itu sistem pembayarannya gima mas ? min PO nya berapa ?

      Hapus
    3. Intinya gini Mas:
      1. Waktu bikin blog di blogdetik trus nekad daftar jd publisher, katanya sih minimal kalo pundi2nya dah 200rb barus bisa dicairkan, tp setelah daftar ketentuannya berubah minimal 500rb baru boleh mengajukan klaim. Blogdetik kerjasama dg perusahaan yg berafiliasi di Jepang (yg di Jakarta cuman perwakilannya aja).
      2. Waktu daftar dan di epruv..kita daftar lagi pd perusahaan2 yg jd kliennya (tinggal centang2 nama2 perusahan n boleh dicentang semua utk daftar). Kalo disetujui (ada keterangan terdaftar di dashbord kita) baru pilih model banner yg pingin kita pasang. Ada sih yang minta direview minimal 1 kali, tp saya males Mas...cuman seneng pasang bannernya aja kayak pasang umbul-umbul 17-an.
      3. Bukan sistem spt PPC, komisi baru masuk rekening kalo visitor yg mengklik iklan yg kita pasang, melakukan transaksi sampai selesai. Utk toko online komisi rata2 3-8%. Hotel dan travel 6%. Asuransi 20rb, forex 200-600rb, perbankan 120rb, download aplikasi2 android kasih komisi 3rb per visitor ndunlut, dsb. Waktu saya daftar ada 40-an advertiser (rata2 perusahaan bonafit n bukan iklan obat kuat dan semacamnya) tapi ada 15 advertiser yg sudah expired (rata2 perusahaan research yg jangka waktunya terbatas).
      4. Blogdetik masih sepi pengunjung meski mulai agustus ini desain blognya baru n semua seragam (baru tersedia 3 template). Pasang banner jg gak bisa lbh dari 3 (di homepage) lebih dr itu banner gak muncul. Harus diakali dimasukkan di tiap posting mungkin. Bank yg gede2 gak kasih persetujuan krn rata2 blog jg masih sepi.
      5. Saran saya...nekad aja!! gak harus daftar n bikin blog baru di blogdetik. Daftarkan aja blog Anda yg udah ada, peluang lbh besar daripada merintis blog baru di blogdetik, visitors Anda kan jg mungkin dah banyak. Tinggal daftar, isi identitas, no rekening n nama dan alamat blog. Kalo dari blog detik alamat blog udah otomatis muncul di kolom pendaftaran dan tinggal menghilangkan garis miring di akhir url blog (ini penting karena bnyk yg berulang-ulang gagal mendaftar krn alamat url nya ada garing (/) diujung alamat. Selesai daftar tunggu persetujuan maksimal 48jam hari kerja. Tp saya waktu itu cuman 3-4 jam dah dikonfirmasi dg umur blog baru seminggu n 3 postingan!! Lha cuman iseng2 mengobati rasa penasaran aja...sampe sekarang lum update lagi.
      6. Coba saja mas daftar pake blog yg dah ada sekarang (gak usah bikin blog baru terlebih dulu di blogdetik). Siapa tau bisa...n peluangnya jauh lbh besar.
      7.Ini alamat ndaftarnya di http://www.accesstrade.co.id/

      Hapus
    4. Sorry bagi yang ikutan baca...yg diatas itu bukan reply...lbh mirip posting yg salah masuk kamar..hehehe...

      Hapus
  2. bener tuh... Bagusin dulu blog-nya, kayak isinya gimana, tampilannya gimana... Sama Ad-sense saya jg sempet bingung kok bisa ya di approve, secara pengunjungnya masih minim...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin pertimbangannya karena blog mb Ria sangat potensial dimasa-masa mendatang, saya suka...terutama Laman Angkotnya...bs ikut merasakan betapa crowdednya ibukota.

      Hapus