Skip to main content

Testimony

  *Scroll/gulung ke atas












Popular posts from this blog

Layang-Layang Raksasa

Hari ini merupakan hari yang mendebarkan hatiku. Ya, Sabtu ini merupakan hari terima rapot semester ganjil. Ayah pergi ke sekolah untuk mengambil buku raporku, beliau mengajak adik, sedangkan aku tinggal di rumah bersama bunda. Ketika aku mulai merasa jenuh menunggu kedatangan ayah dan adikku, tiba-tiba mataku menatap sebuah layang-layang besar milik ayah yang tersimpan di gudang belakang rumah. Layang-layang besar itu sering dipakai untuk lomba oleh ayah bersama teman-temannya. Sebuah layang-layang besar berbentuk burung elang terbuat dari bahan parasut dengan kerangka fiber yang kuat.

"Hmm...belum pernah aku diajak Ayah memainkan layangan itu, .....gimana ya rasanya main layangan besar....nggak ada salahnya aku coba daripada cuman bengong aja sejak tadi," begitu pikirku. Diam-diam layang-layang itu aku ambil dengan hati-hati supaya tidak ketahuan bunda. "Huuh....repot juga bawa layangan sebesar ini," gerutuku sambil berjalan ke lapangan dekat persawahan, tempat an…

Awal Belajar Membordir

Saya belajar membordir sudah sejak 15 tahun lalu. Awalnya hanya ingin membantu istri saya yang membuka modiste di rumah. Istri saya sering bermasalah dengan ketidak-tepatan waktu dalam menyelesaikan baju pesanan pelanggan yang minta diberi asesoris bordir. Kami sudah sering berpindah-pindah langganan tukang bordir. Namun semuanya selalu molor jika kita memasukkan orderan.
    Pada akhirnya saya memutuskan untuk membeli mesin bordir merek Juki di tahun 2000 dan mulai belajar sendiri. Ternyata memang susah!!!. Tidak semudah kalau saya melihat para tukang bordir beraksi. Terpaksa saya mengambil kursus bordir di Kota Gede, Yogyakarta. Materi program ada 10x pertemuan. Namun saya baru mengikuti 3x pertemuan dan memutuskan berlatih sendiri di rumah karena kesibukan saya dan tidak bisa secara rutin datang ke tempat kursus. Bahkan peralatan saya tinggal di tempat kursus.
    Setelah kami merasakan sendiri susahnya membordir dan lamanya proses pengerjaan, kami tak pernah komplain lagi jika…

Cara Melukis Bordir

Pada umumnya cara membordir dengan mesin bordir Juki itu sama saja. Saya hanya sekedar berbagi tahapan melukis bordir yang biasa saya lakukan.
1. Menyiapkan kanvas, pemidang/hoop (frame berbentuk bulat) dan mulai membuat sketsanya.

2. Memberikan warna dasar terlebih dahulu untuk area yang lebih dominan warnanya.

3. Setiap mengganti warna benang, jangan lupa bersihkan sisa benang bawah yang ada di sebaliknya.

4. Mulai membuat detilnya

5. Biasanya saya menuliskan nama dan tanggal pembuatan di bagian bawah kanan. Meskipun lukisan bordir tidak mudah untuk diduplikat orang, saya tetap merasa perlu mencantumkan nama di karya-karya saya. Siapa tahu besok jadi pelukis bordir terkenal. Amin.

6. Memasang lapisan spon curdoroy di bagian belakang untuk menutup benang bagian belakang biar hasilnya lebih rapi. Fungsi spon ini sangat penting untuk menguatkan kesan timbul 3 dimensi di bagian tertentu lukisan. Pilih obyek yang ingin ditonjolkan dan bordir di bagian garis tepi obyek bersama lapisan spon-nya.

Lukis Wajah dengan Teknik Bordir

Tulisan kali ini kami ingin berbagi kepada Anda tentang kegiatan menangani pesanan lukis wajah dengan teknik bordir. Segera setelah negosiasi via whatsapp mencapai kesepakatan soal ukuran lukisan dan harga, biasanya kami mengerjakannya sesuai urutan antrian pemesanan.
Biasanya pesanan lukis wajah dengan teknik bordir berukuran sekitar 40cm x 30cm mampu kami selesaikan dalam waktu setengah sampai satu hari pengerjaan (untuk skets dan bordirnya-diluar waktu kirim). Ukuran lukisan lebih besar dari itu bisa selesai dalam 2-3 hari.
Dibawah ini contoh salah satu pesanan yang baru-baru ini kami kerjakan;
1. Kami menerima kiriman foto yang akan dilukis dari para pemesan melalui WA (jika foto tidak terlalu jelas biasanya kami minta dikirim foto beresolusi tinggi-diatas 1MB- melalui email kami di javaharmony[at]gmail.com.

2. Langsung kami buat sketsa diatas kain/kanvas menggunakan pensil. Ditahapan ini biasa terjadi salah gores dan hapus, sama seperti orang membuat sketsa wajah.

3. Langkah berikutny…

Andrea Putri Kinanti

Ukuran lukisan 25cm x 35cm, setelah ditambah double frame menjadi 31cm x 41cm. Lukisan pyrografi diatas papan kayu bersambung dengan gaya setengah karikatur dan setengah klasik.